Home » Kemahasiswaan » Tata Tertib Ujian

Tata Tertib Ujian

TATA TERTIB DAN SANKSI UJIAN

A. TATA TERTIB UJIAN

  1. Peserta ujian adalah mahasiswa STMIK Buddhi yang
    1. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan.
    2. Terdafatar secara sah sebagai pengikut mata kuliah yang diujikan sebagaimana tercantum dalam Kartu Rencana Studi (KRS).
  2. Mahasiswa harus datang 15 menit sebelum ujian dimulai.
  3. Mahasiswa yang terlambat lebih dari 30 menit setelah ujian dimulai tidak diizinkan ikut ujian.
  4. Mahasiswa harus membawa Kartu Peserta Ujian (KPU) dan meminta tanda tangan dari pengawas ujian.
  5. Mahasiswa harus menandatangani absensi ujian.
  6. Mahasiswa yang namanya tidak ada di absensi ujian, wajib lapor ke bagian BAA dan membuat surat absensi tambahan mahasiswa.
  7. Mahasiswa harus bersikap sopan.
  8. Mahasiswa dilarang mengaktifkan Handphone (HP) dan alat komunikasi lainnya selama ujian berlangsung;
  9. Mahasiswa wajib mengenakan jas almamater & memakai pakaian kemeja (berkerah);
  10. Mahasiswa tidak boleh memakai sandal;
  11. Mengambil tempat duduk sesuai dengan ruang yang telah ditentukan atau ditunjuk oleh pengawas;
  12. Semua tas, buku dan catatan diletakkan di depan kelas, kecuali open book;
  13. Tidak diperkenankan menggunakan kalkulator dalam mengerjakan ujian, kecuali ada pemberitahuan dari Koordinator Ujian;
  14. Tidak diperkenankan meninggalkan ruang ujian sebelum ujian selesai, kecuali ada ijin dari pengawas ujian;
  15. Memelihara suasana tenang dan tertib dalam ruang ujian, selama ujian berlangsung;
  16. Dilarang mengubah susunan tempat duduk yang sudah diatur;
  17. Dilarang merokok dalam ruang ujian;
  18. Mahasiswa yang menyontek atau kerja sama akan di nyatakan tidak lulus (E);
  19. Nama mahasiswa yang menyontek atau kerja sama akan di umumkan di papan pengumuman;
  20. Mahasiswa harus membawa alat tulis masing – masing dan tidak di perkenankan meminjam antar mahasiswa;
  21. Mahasiswa tidak diperkenankan ikut ujian susulan, kecuali :
    1. Keluarga atau kerabat dekat meninggal dunia.
    2. Sakit sehingga harus di opname / nginap di rumah sakit (ada surat dari rumah sakit).
    3. Sakit dengan bukti surat keterangan dokter dan resep obat.

B. Pelanggaran yang Dikenakan Sanksi dalam Ujian

  1. Mahasiswa yang terlambat kurang dari 30 menit setelah ujian dimulai.
    • Sanksi : Melapor kepada panitia ujian, Jika 2 kali terlambat tidak diperkenankan mengikuti ujian hari berikutnya.
  2. Mahasiswa yang terlambat lebih dari 30 menit setelah ujian dimulai.
    • Sanksi : Tidak diijinkan mengikuti ujian pada hari tersebut.
  3. Tidak membawa Kartu Peserta Ujian
    • Sanksi : Melapor kepada panitia ujian,  Jika 2 kali  tidak membawa maka tidak diperkenankan mengikuti ujian untuk matakuliah berikutnya.
  4. Tidak membawa Jas Almamater
    • Sanksi : Melapor kepada panitia ujian,  Jika 2 kali  tidak membawa maka tidak diperkenankan mengikuti ujian untuk matakuliah berikutnya.
  5. Memakai Sandal atau Kaos Oblong
    • Sanksi : Tidak diijinkan mengikuti ujian pada hari tersebut.
  6. Mencontek atau bekerjasama pada saat Ujian
    • Sanksi : Nilai mata kuliah tersebut E dan dikeluarkan dari ruangan
  7. Menggunakan Handphone (HP) atau alat komunikasi lainnya
    • Sanksi : Alat komunikasi tersebut diambil untuk sementara waktu
  8. Pelanggaran yang di kategorikan berat (pelanggaran selain point 1-7)
    • Sanksi :
                  • Teguran dan Peringatan.
                  • Tidak dapat mengikuti atau melanjutkan ujian yang bersangkutan dan nilai ujian dianggap E.
                  • Larangan mengikuti ujian berikutnya.
                  • Larangan mengikuti seluruh kegiatan akademis dan kegiatan lainnya dalam waktu maksimum 12 bulan.
                  • Dikeluarkan dari STMIK Buddhi.